Kota Tangerang
Cegah Penyakit, Sekda Herman Suwarman: Terapkan PHBS!
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menyampaikan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya minta seluruh ASN dan masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan PHBS. Ini penting untuk mencegah penyakit salah satunya DBD, yang semakin marak di tanah air, tak terkecuali di Kota Tangerang,” ujar Herman, saat memimpin apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Tangerang, Senin (06/05).
Herman, menjelaskan, PHBS merupakan kunci utama dalam mencegah DBD. Ia meminta agar para ASN dan masyarakat rutin membersihkan lingkungan dari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus DBD.
“Pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah, tempat tinggal, dan tempat kerja. Buang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan,” imbuhnya.
Herman, juga meminta agar seluruh ASN dan masyarakat untuk saling mengingatkan dan membantu dalam menerapkan PHBS.
“Mari kita bersama-sama menerapkan PHBS dengan disiplin, supaya kita semua selalu dikasih kesehatan,” pungkasnya.
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



