Nasional
Biaya Pengobatan Korban Rusuh Demo Tolak RKUHP Digratiskan
Kabartangerang.com.COM- Biaya pengobatan dan perawatan terhadap sejumlah mahasiswa serta elemen aksi lainnya yang mengalami luka saat aksi demonstrasi hari ini yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dibebaskan dari biaya.
“Untuk masalah biaya kita sudah koordinasi dengan Sudin Jaksel. Semua ditanggung oleh Kemenkes dan sudah diterbitkan surat tadi malam informasi penjaminan itu. Seluruh pasien yang masuk RSPP untuk kondisi karena demonstrasi tadi tidak membayar satu pun,” ujar Kabid Humas RSPP, Agus W Susetyo kepada wartawan di RSPP, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).
Hingga pukul 00:00 tadi setidaknya ada 88 orang yang dirawat di RSPP, Jakarta, akibat terluka dalam bentrokan antara massa dengan aparat kepolisian.
“Setelah masuk kita lakukan triase atau pemilahan pasien berdasarkan penyakit dan keluhan,” kata Agus.
Dari 88 korban tersebut, terbagi menjadi tiga klasifikasi. Pasien ketogori hijau adalah mereka yang datang ke RS dalam kondisi sadar dan tidak harus ada tindakan darurat. Pasien dengan kategori ini berjumlah 72 orang.
Berikutnya kategori kuning masuk tahap observasi dan harus dilakukan perawatan medis secepatnya. Jumlah pasiennya mencapai ada 14 orang. Sementara pasien kategori merah, adalah pasien yang sangat gawat sehingga harus ditangani dokter secepatnya.
“Untuk kategori merah itu butuh penanganan cepat, kalau tidak khawatir bisa fatal, ada dua orang yang kena benturan di bagian kepala,” tambah Agus.
Lebih lanjut Agus mengatakan, seluruh korban berasal dari berbagai daerah, diantaranya Jakarta, Tangerang, Bekasi.
Seperti diketahui, kerusuhan pecah berawal dari sekelompok mahasiswa yang memaksa masuk Kompleks Parlemen Senayan dengan memanjat pagar. Polisi kemudian menahan laju demonstran dengan menyemprotkan water canon dan menembakan gas air mata ke arah massa yang berkumpul di depan pagar. Setelah dipukul mundur kepolisian, massa berpencar ke jalanan sekitar Senayan.
Bentrokan antara massa dengan polisi terjadi di berbagai daerah hingga menjelang dini hari. Sejumlah pos polisi dan kendaraan dibakar massa. Semakin malam, massa tidak lagi murni mahasiswa.[sgh]
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang2 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang2 bulan agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangerang Selatan Belajar Content Creator dan Coding di Masjid



