Entertainment
Anggap Dirinya Berbahaya, Medsos Ahmad Dhani Pernah kena Blok
Kabartangerang.com, JAKARTA – Musikus Ahmad Dhani mengatakan bahwa dirinya telah dianggap berbahaya oleh sebagian orang.
Pasalnya, akun media sosial milik pentolan Dewa 19 itu ternyata sudah beberapa kena blok.
Ahmad Dhani mengungkapkan hal tersebut kepada Luna Maya dalam video yang diungah di YouTube, baru-baru ini.
Menurut suami Mulan Jameela ini, tidak hanya kolom komentar di YouTuber yang tidak bisa diakses, WhatsApp (WA) miliknya juga sempat hilang begitu saja.
“Jadi YouTube comment ditutup aku biasa aja, karena Wa aku pernah di-block. Nah, WhatsApp-ku pribadi dihilangkan begitu saja,” bebernya.
“Kayaknya jarang ada orang yang tiba-tiba WA-nya dirampas. Terlalu berbahaya,” sambung pria 43 tahun ini.
Tak hanya itu, akun Twitter milik Ahmad Dhani juga hilang seiring kasus hukum yang pernah menjeratnya.
“Dulu, sebelum Al Ghazali punya followers di Instagram berjuta-juta, Twitter saya sudah 2,5 juta (followers),” ungkap Dhani.
“Tetapi gara-gara Twitter saya berbahaya, Twitter saya dirampas dan dibuang. Jadi waktu itu tahun 2016, sudah 2,5 juta followers-nya,” lanjutnya. (mg7/jpnn/fajar)
-
Jabodetabek4 minggu agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Alumni Didorong Jadi Kekuatan Intelektual
-
Tangerang4 minggu agoDWP Bersama DLH Tangerang Selatan Berbagi Bersama Penyapu Jalanan
-
Jabodetabek4 minggu agoInovasi Digital, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Versi Terbaru Aplikasi di Festival Ramadhan 2026
-
Tangerang Selatan3 minggu agoOknum Pengurus DKM Ciputat Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Tangerang4 minggu agoDinas SDABMBK Tangsel Siapkan Infrastruktur Optimal Sambut Libur Lebaran 2026
-
Nasional3 minggu agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
-
Tangerang3 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
-
Tangerang3 minggu agoGubernur Banten Tinjau Pelayanan RSU Kota Tangerang Selatan, Benyamin Pastikan Kualitas Layanan Terus Ditingkatkan



