Nasional
Fachrul Razi, Taruna Pemandu Masjid & Jenderal Ketiga yang Jabat Menag
Kabartangerang.com.COM – Terpilihnya Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama cukup menghentak perasaan publik. Pro kontra pun bermunculan hingga saat ini. Ada yang beranggapan jika Fachrul tidak memiliki latar belakang mumpuni untuk menjabat posisi ini.
Namun, ada yang juga yang menilai, jika sebagai putra asli Aceh, seorang jenderal, Kopassus dan purnawirawan, dia dianggap sangat pantas menduduki posisinya saat ini. Jenderal Fachrul Razi merupakan tentara ketiga yang menjadi menteri agama. Setelah Alamsyah Ratu Perwiranegara dan Tarmizi Tahir.
Terlepas dari pro kontra tersebut, Fachrul mengakui dirinya tak memiliki latar belakang santri apalagi bergelar Kiai seperti kebanyakan menteri agama sebelumnya. “Kalau saya dikaitkan dengan jabatan Menag, meskipun saya bukan santri, tapi saya dilahirkan dan dibesarkan di Aceh. Sebuah lingkungan yang memang Islamnya sangat kuat,” tuturnya, kemarin.
“Saat saya masuk Taruna saya bergabung dengan kelompok yang mengusus rohaniawan Islam atau kelompok Pemandu Mesjid yang bertugas melakukan pembinaan keislaman kepada teman-teman Taruna,” ujarnya.
Fachrul juga menceritakan jika di tempat asalnya, Aceh, pelajaran agama atau didikan agama sangat diutamakan. “Misalnya yang belum bisa salat dan ngaji kami ajarkan termasuk mengadakan pengajian. Begitu juga melakukan koordinasi dengan teman-teman agama lain,” bebernya.
Keterlibatannya dalam pembinaan rohani islam kemudian terus berlanjut usai dirinya lulus akademi. Ia menuturkan, dirinya pun kerap menjadi khotib di lingkungannya. “Saya juga sering berkhotbah. Tapi kalau yang mengikuti saya, pasti tau khotbah saya ya seputar itu saja. Tentang Islam Rahmatan Lil ‘alamin, kedamaian, toleransi beragama,” lanjutnya.
Urusan toleransi beragama pun bukan barang baru bagi Fachrul Razi. Bagi seorang prajurit, ia terbiasa bekerja sama dengan sejawat yang berbeda keyakinan. Bahkan, dirinya pun terbiasa untuk masuk ke dalam masyarakat yang berbeda keyakinan.
Terkait apa yang akan dilakukan selama di Kemenag, terutama terkait dengan ustaz-ustaz yang dianggap menganggu keutuhan bangsa, Fachrul Razi akan mengajaknya bertemu dan berdialog. “Ustad-ustaz ini kami imbau agar lebih hati dalam mengangkat hadist atau ayat yang terkait hal-hal sensitif,” ujarnya.
Fachrul Razi mengatakan jika ustaz itu tetap berceramah dengan materi yang mampu menganggu keutuhan bangsa, maka bisa ditindak tegas dengan sejumlah pasal. “Salah satunya kita imbau, kalau dia masih tetap seperti itu, dia bisa kena pasal-pasal hukum, ujaran kebencian, provokator, menghasut dan sebagainya. Nah kita coba imbau, sebelum mereka lakukan itu, harus hati-hati, meski nggak banyuak ustaz seperti ini, tetapi dampaknya ada untuk keutuhan bangsa,” imbuhnya.[asa]
-
Tangerang1 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
-
Tangerang6 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Ajak Masyarakat Tangerang Selatan Perkuat Kebersamaan
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoHadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Ingatkan Pentingnya Tanamkan Keteladanan Rasulullah
-
Tangerang2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga: Pemkot Tangerang Selatan Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Kota Tangerang2 minggu agoSachrudin Raih LPM Award 2026
-
Tangerang1 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
-
Tangerang2 minggu agoPelantikan PCNU Tangerang Selatan 2026-2031, Benyamin Tekankan Kolaborasi Perkuat Manfaat bagi Masyarakat
-
Tangerang1 minggu agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangerang Selatan, Pilar Saga: Generasi Muda Harapan Bangsa



