Kabupaten Tangerang
Pantai di Tangerang Bakal Diubah Jadi Wisata Bahari dan Mangrove
Kabartangerang.com- Kawasan pesisir pantai di Desa Ketapang, Mauk, Kabupaten Tangerang akan diubah menjadi daerah wisata bahari dan wisata mangrove. Pembangunan wisata seluas 14 hektare tersebut rencanannya melalui proses dua tahap pengerjaannya, di 2019 dan 2020.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Desa Ketapang pesisir pantai Kecamatan Mauk akan direhabilitasi dan revitalisasi menjadi tempat wisata. Butuh penataan kawasan lingkungan hingga konsentrasi untuk penuntasannya sampai Desember 2020.
“Ini merupakan salah satu dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang bagian dari program Gerbang Mapan (Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai) dan Gebrak Pakumis (gerakan bersama rakyat atasi pemukiman kumuh dan miskin) untuk pemanfaatan dan juga pemberdayaan masyarakat pesisir pantai, bukan saja bedah rumah bedah lingkungannya tapi juga perekonomian dan juga potensi-potensi daerah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan taraf hidup dan derajat mereka,” ujar Zaki, Sabtu (14/9/2019).
Zaki menjelaskan, pembangunan semua pemberdayaannya ini diserahkan kepada masyarakat, jadi kepala desa, BPD, BUMDesnya semua harus bekerja bersama-sama dengan masyarakat yang poin paling penting adalah masyarakat di sekitar sini harus merasakan manfaat dari perubahan wilayah atau kawasan Desa Ketapang ini.
“Tidak jauh juga dari lokasi ini Puskesmas Mauk dan juga Pasar Induk Mauk sudah jadi. Alhamdulillah jalan provinsi Jalan Lingkar Utara juga di depan sini sudah mulai dibetonisasi dan dilebarkan itu nanti akan menjadi sarana prasarana penunjang kawasan wisata ini,” jelasnya.
Zaki menambahkan, jadi semuanya sudah ada tinggal penataan kawasan hutan mangrove dan fasilitas lainnya mudah-mudahan di 2020 sampai 2021 awal sudah rapi semua dan menjadi ikon baru di Kecamatan Mauk untuk masyarakat.
Camat Mauk Arif Rahman Hakim mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang telah menunjuk salah satu desanya untuk dibangun menjadi kawasan desa wisata.
“Tentunya kami harapkan dapat berdampak positif bagi warga Mauk terutama warga Desa Ketapang, khususnya di bidang peningkatan taraf perekonomian masyarakat dan juga penataan lingkungan yang layak dan sehat. Dan juga merelokasi masyarakat, ke rumah deret yang juga dibangun dikawasan desa wisata Ketapang,” kata Arif.
Arif menambahkan, pihaknya yang juga kepanjangan tangan dari Pemkab Tangerang, senantiasa membantu dan mendukung program tersebut.
“Bentuk dukungannya yakni memberikan kegiatan pelatihan pelatihan kepada masyarakat di bidang industri kreatif, pelatihan kuliner khas masyarakat pantai, penghijauan dan penataan akses jalan menuju kawasan wisata,” ungkapnya.
Fasilitas yang akan dibangun di kawasan wisata Desa Nelayan Ketapang yakni hutan mangrove, menara pandang, skydeck, kawasan kuliner, jembatan-jembatan tematik, tempat pelelangan ikan, dan dermaga nelayan. (rik)
-
Jabodetabek4 minggu agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Alumni Didorong Jadi Kekuatan Intelektual
-
Jabodetabek4 minggu agoInovasi Digital, Qurban Asyik Resmi Luncurkan Versi Terbaru Aplikasi di Festival Ramadhan 2026
-
Tangerang Selatan3 minggu agoOknum Pengurus DKM Ciputat Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Tangerang4 minggu agoDinas SDABMBK Tangsel Siapkan Infrastruktur Optimal Sambut Libur Lebaran 2026
-
Nasional4 minggu agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
-
Tangerang3 minggu agoGubernur Banten Tinjau Pelayanan RSU Kota Tangerang Selatan, Benyamin Pastikan Kualitas Layanan Terus Ditingkatkan
-
Tangerang3 minggu agoIdulfitri 1447 H, Benyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah



