Kota Tangerang
Buka Peluang Kerja ke Jepang, Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah
Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menekan angka pengangguran melalui program unggulan Gampang Kerja. Langkah konkret ini, salah satunya diwujudkan lewat penandatanganan MOU kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT LPK Wahana Danau Indah dengan para Kepala SMK se-Kota Tangerang dan Banten, Rabu (3/6/26).
Kolaborasi ini menandai babak baru sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan swasta dan institusi pendidikan untuk mengantarkan lulusan lokal menuju panggung kerja global.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan, program penempatan kerja ke luar negeri ini terbukti menjadi salah satu pendorong utama penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.
“Kolaborasi dengan PT Wahana dan para kepala sekolah ini adalah komitmen Pemkot Tangerang memperluas lapangan kerja hingga ke luar negeri. Hingga saat ini, Kota Tangerang telah berhasil mengirimkan 271 tenaga kerja ke Jepang,” ucap Sachrudin.
Di tempat sama, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, pihaknya akan bergerak masif dalam melakukan sosialisasi agar program strategis ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kota Tangerang.
“Kami berkomitmen memperluas informasi program ini secara masif, tidak hanya ke sekolah dan universitas, tetapi juga melalui sosialisasi langsung di tingkat wilayah lewat kanal resmi Disnaker. Tujuannya agar warga yang berminat bekerja ke luar negeri tahu jalur yang tepat dan mendapatkan kepastian kerja yang resmi,” tutur Ujang.
Pemkot Tangerang tidak hanya memberikan akses informasi, tetapi juga dukungan nyata berupa pelatihan Bahasa Jepang gratis di BLK Disnaker, serta rencana subsidi pelatihan melalui LPK swasta yang regulasinya (Perwal) saat ini sedang digodok.
“Kerja sama ini melibatkan P3MI yang memiliki jaringan kantor cabang di negara tujuan untuk menjamin keamanan para pekerja. Dengan begitu, setiap perkembangan, kondisi fisik maupun kendala yang dihadapi mereka di luar negeri akan terus dipantau secara berkala hingga kembali ke Indonesia,” tegas Ujang.
Sementara itu, CEO PT Wahana Danau Indah Lili Njoyn mengungkapkan, melalui penandatanganan MOU ini, sebanyak 18 sekolah dengan total kurang lebih 300 orang siswa tengah dipersiapkan secara matang untuk memenuhi kebutuhan kuota tenaga kerja yang sangat besar di Jepang.
“Kami masuk langsung ke sekolah-sekolah untuk memfasilitasi pelatihan Bahasa Jepang intensif demi memenuhi kuota di sana. Peluang kerja di Jepang sangat luas, mencakup bidang perhotelan, bandara, manufaktur, perawat lansia, konstruksi, hingga perawatan gedung,” ungkap Lili Njoyn.
Ia menjelaskan, proses persiapan dari masuk pelatihan hingga siap diberangkatkan membutuhkan waktu sekitar tiga sampai enam bulan, tergantung pada kesiapan masing-masing peserta.
“Syarat utamanya adalah lulus ujian Bahasa Jepang dengan standar minimal N4, kemudian dilanjutkan dengan mengambil sertifikat keahlian SSW (Specified Skilled Worker) sebagai syarat administrasi untuk mendapatkan visa kerja,” tambahnya.
-
Kota Tangerang2 minggu agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Kota Tangerang2 minggu agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kota Tangerang2 minggu agoBPBD Kota Tangerang Evakuasi Kucing Tersangkut Tutup Galon Air Mineral
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoMaesyal Rasyid Dorong Pramuka Tangerang Cetak Pemimpin Tangguh dan Berkontribusi untuk Masyarakat
-
Kota Tangerang2 minggu agoTuan Rumah Kejurnas Hockey, Sachrudin: Tempa Atlet Menuju Pentas Dunia
-
Kota Tangerang2 minggu agoMancing Bersama Warga dalam Rangka HUT RI, Sachrudin Ajak Turut Jaga Lingkungan
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 minggu agoKejuaraan Tinju Amatir Kota Tangerang IV 2026 Digelar 1-4 September 2026.



