Tangerang
Jelang Iduladha, Inflasi di Tangerang Selatan Tetap Terkendali
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan kondisi inflasi daerah masih terkendali menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Stabilitas pasokan hingga kelancaran distribusi bahan pokok menjadi fokus utama Pemkot Tangsel dalam menjaga harga tetap stabil di pasaran.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang Noertjahjo usai mengikuti kegiatan Rapat Sinergitas dan Strategi Pengendalian Inflasi Kota Tangerang Selatan menghadapi Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Kamis (21/5/2026).
“Alhamdulillah inflasi di Kota Tangerang Selatan masih sangat terjaga di angka 1,47 persen. Namun seperti yang kita ketahui, biasanya menjelang hari-hari besar akan terjadi peningkatan permintaan pada beberapa jenis kebutuhan tertentu. Kondisi ini biasanya turut memengaruhi angka inflasi dan hal tersebut yang terus kita jaga,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, tingkat inflasi Kota Tangerang Selatan saat ini masih berada dalam kondisi aman. Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan karena biasanya terjadi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Ia menjelaskan, terdapat empat fokus utama yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga kestabilan harga di masyarakat.
Pertama, menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok. Kedua, memastikan harga tidak mengalami fluktuasi ekstrem. Ketiga, menjamin kelancaran distribusi barang agar tidak terganggu faktor infrastruktur maupun hambatan lainnya. Keempat, menjaga rantai distribusi mulai dari produsen, penyalur, hingga konsumen.
“Yang kita jaga adalah rantai distribusinya. Alhamdulillah selama menjalankan fungsi TPID ini, sampai saat ini persoalan yang muncul masih dapat dikendalikan dan tidak terlalu signifikan, kecuali yang dipengaruhi faktor-faktor regional,” jelasnya.
Baca Juga :
Inflasi Tangsel Terkendali Jelang Ramadan, Pemkot Siapkan Bazar hingga Operasi Pasar
Bambang menyoroti pentingnya kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan sejumlah komoditas, terutama yang produksinya tidak berasal dari Tangerang Selatan.
Ia mencontohkan kebutuhan daging sapi yang kerap mengalami lonjakan permintaan menjelang Iduladha. Karena Tangsel bukan daerah produsen, maka diperlukan penguatan kerja sama dengan daerah penghasil.
“Makanya tadi juga kita berharap adanya kerja sama dengan daerah-daerah produsen dalam skala yang lebih luas, bahkan hingga tingkat provinsi, agar pasokan tetap aman dan harga dapat terkendali,” kata dia.
Selain itu, Bambang mengakui sejumlah komoditas masih menjadi perhatian pemerintah menjelang hari raya, terutama bahan pokok seperti minyak goreng, bawang merah, cabai, daging sapi, ayam, dan telur.
Menurutnya, harga cabai saat ini masih mengalami kenaikan secara fluktuatif. Namun kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum mengarah pada lonjakan ekstrem.
“Ada kenaikan harga, seperti cabai. Tapi ini sifatnya fluktuatif dan yang terus kita jaga agar tidak menjadi ekstrem,” tuturnya. (fid)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



