Tangerang
Diskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik
Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat pembangunan berbasis data melalui Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan CANTIK) tahun 2026. Pada tahun ini, program difokuskan di tiga kelurahan, yakni Bakti Jaya, Setu, dan Babakan, sebagai lokus pembinaan pengelolaan data di tingkat akar rumput.
Program yang dijalankan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel bersama Badan Pusat Statistik (BPS) ini merupakan bagian dari implementasi Satu Data Indonesia. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menjelaskan bahwa Kelurahan CANTIK bukanlah program baru, melainkan program berkelanjutan yang dilaksanakan setiap tahun dengan cakupan wilayah yang terus diperluas.
“Program Kelurahan CANTIK ini sudah berjalan setiap tahun, hanya lokasinya yang bertambah. Tahun ini kita tambah lagi ke Kelurahan Bakti Jaya, Setu, dan Babakan untuk dilakukan pembinaan bersama BPS,” ujar Asep saat pencanangan program di Puspemkot Tangsel, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, pendekatan bertahap ini dilakukan agar seluruh kelurahan di Tangerang Selatan memiliki kapasitas yang merata dalam mengelola data sektoral, dengan pendampingan langsung dari BPS sebagai pembina statistik.
“Dengan sistem bergilir seperti ini, kita ingin memastikan semua kelurahan nantinya memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola dan memanfaatkan data,” jelasnya.
Asep menegaskan, kelurahan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan. Oleh karena itu, kualitas data di tingkat kelurahan harus diperkuat agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Pembangunan daerah saat ini harus berbasis data. Data dari kelurahan nantinya akan terintegrasi hingga tingkat kecamatan dan kota, sehingga menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan,” katanya.
Melalui program ini, aparatur kelurahan didorong tidak hanya sebagai objek pendataan, tetapi juga sebagai subjek yang aktif dalam mengolah dan memanfaatkan data pembangunan, dengan standar statistik yang terarah.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan, melalui pola pembinaan berkelanjutan bersama BPS ini, seluruh wilayah dapat terintegrasi dalam satu sistem data yang kuat. Dengan demikian, pembangunan diharapkan menjadi lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
“Harapannya, pembangunan di Tangsel tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga kuat dari sisi tata kelola data. Ini menjadi fondasi penting menuju kota yang modern dan adaptif,” tutupnya. (fid)
-
Tangerang4 minggu agoPemkot Tangerang Selatan Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoIntan Nurul Hikmah Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoKicau Mania Kapolres Cup 2026 Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
-
Tangerang3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangerang Selatan dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangerang Selatan ke Turnamen Internasional di Swedia
-
Tangerang4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
-
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Tanpa Kekerasan
-
Kabupaten Tangerang2 minggu agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid Minta OPD Perkuat Pembinaan Koperasi dan UMKM



