Connect with us

Nasional

Ulil Abshar Abdalla: Surat Syuriyah PBNU Masih Berstatus DRAFT, Gus Yahya Tetap Sah sebagai Ketua Umum

Tokoh Nahdlatul Ulama, Ulil Abshar Abdalla, menegaskan bahwa surat Syuriyah PBNU yang tengah beredar saat ini hanya merupakan DRAFT dan belum sah sebagai dokumen resmi kelembagaan. Penegasan ini disampaikan Ulil untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang mulai menyebar luas di publik.

Ulil menekankan bahwa Rais Aam dan Ketua Umum PBNU merupakan mandataris muktamar, sehingga tidak dapat diberhentikan oleh forum apa pun selain Muktamar PBNU. Artinya, keputusan yang sifatnya strategis dan menyangkut kepemimpinan tertinggi PBNU tidak bisa ditetapkan melalui rapat atau mekanisme lain di luar ketentuan muktamar.

“Surat Syuriyah di bawah ini baru DRAFT. Belum sah sebagai sebuah dokumen kelembagaan. Sekali lagi: Rais Aam dan Ketua Umum adalah mandataris muktamar, dan tidak bisa dipecat oleh forum yang bukan muktamar. Gus Yahya tetap sah sebagai Ketua Umum PBNU,” tegas Ulil, dikutip dari laman facebooknya, Rabu (26/11).

Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi di internal Nahdlatul Ulama terkait dinamika organisasi yang belakangan mencuat ke permukaan. Ulil meminta seluruh pihak untuk tetap mengedepankan ketenangan, kedewasaan, dan ketaatan pada mekanisme organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Syuriyah PBNU terkait keabsahan dokumen yang beredar tersebut. Namun, penegasan Ulil Abshar Abdalla memberi kejelasan bahwa Gus Yahya Cholil Staquf tetap menjabat secara sah sebagai Ketua Umum PBNU.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer