Banten
Pengamat Minta Penguasa Parpol Jangan Paksakan Banten Lawan Kotak Kosong
Pemerhati pemilu Agusta Surya Buana meminta para elite parpol untuk menghormati hak warga negara memilih pemimpin daerahnya. Pilkada yang dilakukan berkala secara rutin merupakan ajang evaluasi rakyat yang juga adalah momentum konstitusional untuk memilih pemimpin daerah. Jika di banyak tempat pilkada dipaksa hanya ada satu pasangan maka rakyat sama sekali tak punya alternatif, tak dapat menilai gagasan yang inklusif dan tak akan ada transaksi program untuk kemajuan daerahnya.
“Namanya pemilihan. Harus ada yang dipilih. Minimal dua pasang calon. Jadi rakyat bisa memilih orang, memilih pasangan pemimpin mereka, bukan memilih satu pasangan atau kotak kosong. Pilkada adalah demokrasi milik khalayak banyak bukan kuasa segelintir elit,” demikian ujarnya kepada media, Kamis (15/8).
Agusta Surya Buana menyebut contoh beberapa daerah yang ada kesan “dipaksa” untuk hanya ada satu pasang calon. Seperti pilkada di Kota Batam, di Provinsi Lampung dan daerah lainnya. Fenomena itu ketika terjadi di banyak lokasi maka pilkada hampir pasti jadi tidak menarik.
“Untuk apa pemilih berbondong datang ke TPS jika pilihan yang ada hanya satu paslon. Lalu dipersilakan memilih itu atau kotak kosong, menghabiskan energi, boros dana negara dan buang waktu,” ujarnya.
Agusta meminta para pemimpin partai politik untuk menjalankan fungsi parpol sebagai penggerak pendidikan politik. Pilkada bukan semata ajang pesta demokrasi tapi di dalamnya juga merupakan sarana pendidikan politik. Ia meminta agar di beberapa daerah yang sudah terlihat akan ada kontestasi agar dibiarkan terjadi kontes yang sehat dan demokratis. Seperti di Provinsi Banten, sudah muncul ke permukaan akan ada dua pasang calon, seharusnya parpol-parpol mengawal agar prosesnya bisa berlangsung hingga ke hari pemilihan. Jangan sampai di sisa waktu yang sedikit malah sengaja salah satu paslon ditutup peluangnya untuk maju dan Pilkada Banten dibuat satu paslon lawan kotak kosong.
“Para penguasa atau yang menguasai parpol, biarlah di Banten ada pemilihan, jangan kotak kosong,” pungkasnya.
-
Kota Tangerang2 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Kota Tangerang2 bulan agoPemkot Tangerang Gelar Turnamen Futsal Piala Walikota & Kadispora 2026
-
Tangerang2 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Maesyal Rasyid Bekali 1.075 Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang 2026
-
Kota Tangerang2 bulan agoPemkot dan DPRD Kota Tangerang Bahas Perubahan APBD 2026, Fokus Sosial dan Infrastruktur
-
Kota Tangerang2 bulan agoJalan Iskandar Muda Tangerang Mulai Diberlakukan Buka-Tutup Situasional, Ini Jalur Alternatifnya
-
Kota Tangerang2 bulan agoSachrudin Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 Kota Tangerang ke DPRD
-
Kota Tangerang2 bulan agoDPUPR Kota Tangerang Ajak Warga Ikut Awasi Hasil Perbaikan Jalan



