Kota Tangerang
PKK Kota Tangerang Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Anak
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang mengadakan kegiatan dari Pokja IV, dengan tema “Menjaga Kesehatan Mental Anak di Lingkungan Keluarga dan Sekolah”. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang, Kamis (25/4/2024).
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Zuraidiati Nurdin mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar peran orang tua dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi dengan anak serta mengenali tanda anak yang mengalami gejala depresi seperti kekerasan di sekolah.
“Tema ini sangat penting di era anak kecanduan gadget, sehingga menyebabkan hilangnya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Hal inilah yang menyebabkan anak sering memendam perasaannya sendiri dan menyebabkannya depresi,” ucapnya.
Ia pun mengungkapkan, kegiatan ini pun mengundang narasumber yang ahli di bidangnya yakni dr. Guntara Hari, SpKJ dari Bethsaida Hospital. Terlihat para kader Pokja IV dari 13 kecamatan dan 104 kelurahan begitu antusias menyimak materi yang disampaikan. Selain itu, pada sesi tanya jawab mereka banyak yang melontarkan pertanyaan.
“Harapan kami tentunya, dari apa yang disampaikan oleh narasumber hari ini setidaknya dapat diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Sehingga nantinya dapat disosialisasikan ke masyarakat luas dan dapat menciptakan anak yang sehat dan bahagia khususnya di Kota Tangerang,” ujar Zuraidiati.
Sementara itu, dr. Guntara Hari pun menyampaikan, bahwa kesehatan mental pada anak tidak hanya pada komunikasi yang baik antara ibu dan anak atau ayah dan anak. Tetapi ada juga interaksi dengan lingkungannya yang harus diperhatikan, dari mulai lingkungan sekolah hingga pergaulannya di dunia nyata maupun digital.
“Ganguan kesehatan mental itu tidak sama dengan gangguan kesehatan fisik yang terlihat. Dimana hal ini dapat diketahui dengan peran aktif orang tua dalam menanyakan dan melihat kondisi anak. Sehingga hal ini dapat segera tertangani lebih cepat dan mudah apabila gejalanya sudah mulai terlihat,” tutur dr. Guntara.
Lanjutnya, dr. Guntara pun melihat kasus yang sering ditemukan pada saat sesi tanya jawab tadi masih dalam batas kehidupan sehari-hari. Artinya ini membuktikan ibu-ibu PKK Kota Tangerang sangat peduli terhadap permasalahan kesehatan mental pada anak.
-
Tangerang4 minggu agoMelalui Tangerang Selatan One, Helita Mudahkan Warga Tangerang Selatan Akses Berbagai Layanan Publik
-
Tangerang4 minggu agoDiskominfo-BPS Tangerang Selatan Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik
-
Tangerang4 minggu agoKementerian PANRB Apresiasi Transformasi Digital Pemkot Tangerang Selatan Lewat Tangerang Selatan One
-
Tangerang3 minggu agoAirin Rachmi Diany Raih Penghargaan Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development
-
Tangerang4 minggu ago58 Cabor Siap Berlaga pada Porprov VII Banten 2026 di Tangerang Selatan
-
Tangerang4 minggu agoBenyamin: Lewat Tangerang Selatan One, Pemkot Tangerang Selatan Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi
-
Tangerang4 minggu agoPemrintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangerang Selatan One dan Asisten Virtual Helita
-
Kabupaten Tangerang3 minggu agoSekda Lepas 389 Jamaah Haji Kloter 12 JKB Asal Kabupaten Tangerang



