Entertainment
Penyebab Kematian Ashraf Sinclair, Ini Penjelasan Keluarga
Kabartangerang.com,JAKARTA– Sepupu Bunga Citra Lestari (BCL), Ivan Permana, menegaskan bahwa kematian Ashraf Sinclair karena serangan jantung.
Ivan Permana juga membantah kabar kematian aktor Malaysia itu karena olahraga berat. Dia mengungkap bahwa almarhum kelelahan sepulang dari Amerika Serikat.
“Kalau orang tidur kurang satu, dua jam tapi aktivitas normal enggak masalah. Cuma kalau dihantam CrossFit benar-benar memacu jantung sampai limitnya,” kata Ivan Permana saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Dia juga mengatakan bahwa almarhum Ashraf Sinclair tidak memiliki riwayat penyakit berat.
“Ashraf kan public figur, orang yang belum tidur, kurang istirahat terus olahraga berat di timing yang salah, sehingga seperti bom waktu,” ujar Ivan.
Ashraf Sinclair mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta, pada Selasa (18/2) dini hari.
Empat hari sebelum meninggal, Ashraf menjalani terapi Emsclupt untuk membakar lemak dengan cepat.
Malam sehari sebelum meninggal, bapak satu anak itu bahkan nekat melakoni olahraga CrossFit.(mg7/jpnn)
-
Tangerang2 bulan agoBenyamin Ajak Warga Tangerang Selatan Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
-
Kota Tangerang2 bulan agoBeri Wejangan Wisudawan Universitas Yuppentek Indonesia, Sachrudin: Terus Belajar, Adaptif & Ciptakan Peluang
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoBupati Tangerang Maesyal Rasyid: Semangat Kemerdekaan Harus Dihidupkan dari Lingkungan Masyarakat
-
Kabupaten Tangerang2 bulan agoWabup Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
-
Tangerang2 bulan agoMelalui Tangerang Selatan Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
-
Kota Tangerang2 bulan agoUMKM Award Kota Tangerang 2026, Maryono: Pacu Produk Lokal Menuju Global
-
Kota Tangerang1 bulan agoTuridi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
-
Tangerang1 bulan agoDLH Kota Tangerang Selatan Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan



